expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 25 September 2019

MAULANA AKBAR AHMAD HABIBIE SEKJEN TERMUDA YANG ADA DI GOLKAR


Usia nya baru Dua puluhan, masih anak kuliahan, namun telah mengemban tugas berat sebagai Sekjen DPD Golkar Kabupaten Purwakarta, Ini menjadi catatan sejarah di Partai Golkar karena memiliki Sekjen Partai termuda di Partai sekelas Golkar.

Sekjen Partai memiliki tugas berat yaitu untuk menjalankan AD/ART partai termasuk menjalankan mesin partai dalam mencapai tujuan politiknya.

Bukan Purwakarta kalua tidak berani memberikan mandat  kepada anak muda, Partai Golkar di Purwakarta merupakan Partai pemenang Pileg 2019 lalu dengan raihan 14 kursi, dengan raihan kursi seperti ini Partai Golkar di Purwakarta dapat mengusung calon Bupati tanpa perlu berkoalisi dengan partai lain.


Ini juga sebagai pembuktian bahwa regenasi di Partai Golkar DPD Purwakarta bukan sekedar wacana atau semboyan belaka, namun benar benar Satu realitas yang patut kita apresiasi. -DKS

Minggu, 15 September 2019

DEDI MULYADI & ANNE RATNA MUSTIKA PASANGAN SUAMI ISTRI YANG SUKSES MENJADI POLITISI

Sang suami Dedi Mulyadi yang maju dari Dapil Jabar VII (Kab.Bekasi, Karawang & Purwakarta) melenggang mulus ke Senayan menjadi Wakil Rakyat dengan meraih suara lebih dari 200 Ribu, satu raihan suara yang fantastis, jadi sangat wajar jika mendapat penghargaan Platinum Award dari Partai Golkar. Sebagai Kader Golkar peraih suara terbanyak di Pileg 2019.
Sementara Sang istri Anne Ratna Mustika sukses menjadi Bupati Purwakarta setelah menang di Pilkada Purwakarta tahun 2018 dengan meraih suara 218 ribu lebih. Ini juga satu kemenangan yang begitu dramatis diwarnai hiruk pikuk suhu politik yang panas.
Dari sisi kehidupan pribadi keduanya di tahun 2019 mereka berdua juga dikarunia putra ke Tiga, Yang lahir di Bandung pada tanggal 18 April 2019, Seorang putri cantik yang diberi nama Hyang Sukma Ayu
Dari ketika momen tersebut dapat kita simpulkan Satu kemenangan yang sempurna untuk pasangan ini, karena perjuangan Keduanya untuk meraih prestasi tersebut bukanlah suatu hal yang mudah, mereka berdua harus melewati jalan terjal dan berliku. -DKS

Jumat, 14 Juni 2019

DEDI MULYADI SUKSES MEMIMPIN GOLKAR DI JAWA BARAT

Meski belum ada evaluasi resmi yang dilakukan DPD Golkar Jabar, namun dari sumber pemberitaan media, hasil Pileg 2019 raihan kursi Partai Golkar di Jawa Barat cukup mengalami peningkatan, baik itu di DPRD Provinsi Jawa Barat maupun di DPRD Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Barat.
Kerja keras KDM bersama para Pengurus DPD Golkar Jabar dan Pengurus Golkar di DPD tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Barat telah menghasilkan prestasi yang membanggakan, dengan raihan kursi saat ini di daerah daerah seperti Kabupaten Bandung, Purwakarta, Garut, Indramayu Golkar bisa mencalonkan Kepala Daerah tanpa perlu berkoalisi dengan Partai lain.
Dengan propaganda Golkar Kembali Ke Akar, hinggar bingar Pilpres bahkan tidak mempengaruhi fanatisme masyarakat Jawa Barat kepada Partai Golkar.
Spirit Sosialisme ala Sunda yang di bangun KDM di Golkar ternyata mampu meraih simpati masyarakat Jawa Barat kepada Golkar. -DKS

Rabu, 03 April 2019

AKANKAH KURSI DEWAN AKAN MENJADI KADO ISTIMEWA KDM DI HUTNYA YANG KE 48 TAHUN

Pada tanggal 11 April 2019 atau Satu Minggu sebelum pencoblosan (!7 April 2019), KDM akan merayakan HUTnya yang ke 48 tahun.. Inilah perjalanan nasib seorang anak desa diusianya yang relative masih muda, namun telah malang melintang di "Dunia Persilatan" (Politik praktis).
Diawali kariernya menjadi; anggota DPRD Purwakarta, Wakil Bupati Purwakarta, Bupati Purwakarta selama 2 periode (2010-2018),
Ketua DPD Golkar Jawa Barat (2016-2021), Ketua Tim Pemenangan Pasangan Capres No.1 Jokowi-Ma'ruf Amin.
Bagi KDM majunya dari Dapil Jawa Barat 7 (Kab.Bekasi, Kab.Karawang dan Purwakarta), Dalam Pileg 2019 ini merupakan perjalanan karier politiknya yang tidak mau pensiun pasca kegagalannya di Pilgub Jabar 2018 lalu.
KDM perjuangannya pada Pilpres & Pileg tahun 2019 ini memang cukup berat, selain untuk memenangkan dirinya di dapil Jabar 7, juga harus dapat mempersembahkan kemenangan juga untuk pasangan Capres/Cawapres No.1 Jokowi-Ma'ruf Amin dalam kapasitas dirinya sebagai Ketua Tim pemenangan, selain tentunya Pileg tahun 2019 ini merupakan ujian terberatnya sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat, karena harus dapat juga memenangkan suara Golkar di Jawa Barat di bawah kepemimpinannya.
Jadi tugas berat yang tercabang cabang ini akan menjadi tangtangan yang menarik bagi KDM, apabila KDM mampu melewati semuanya ini akan menjadi kado terindahnya dalam perjalanan politik di Miladnya yang ke 48 tahun. (DKS)

RIVALITAS KUNING DAN MERAH DI JAWA BARAT MEMBUAT TUGAS KDM MAKIN BERAT PADA PILEG 2019



Jika mengacu pada hasil Pileg 2014 lalu bisa kita lihat di Jawa Barat hampir di seluruh daerah mayoritas dikuasai antara Partai Golkar (Kuning) dan PDIP (Merah). Ada 6 daerah di Jawa Barat yang di menangi oleh Golkar pada Pileg 2014 yaitu :
Kabupaten Indramayu dengan raihan 19 kursi, 
Kabupaten Bandung 12 kursi
Kabupaten Bekasi 10 kursi
Kabupaten Bogor 9 kursi
Kabupaten Sukabumi 8 kursi
Kabupaten Garut 6 Kursi
2 Daerah Imbang dengan PDIP
Kabupaten Purwakarta 8 kursi
Kota Sukabumi 6 kursi
Dimana letak beratnya? Bagi KDM sebagai Ketua Golkar Jawa Barat pada Pileg tahun 2019 ini merupakan pertaruhan pertamanya sebagai Ketua Golkar di Jawa Barat dan catatan yang perlu di ingat sekarang Kuning dan merah mengusung Capres/Cawapres yang sama.
Jadi Rivalitasnya benar benar adu visi dan gagasan untuk meyakinkan masyarakat Jawa Barat.
Namun disisi lain yang membuat optimis seluruh Caleg, Kader dan simpatisan Partai Golkar di Jawa Barat, Pada Pileg thn 2019 ini ketokohan KDM diperkirakan akan ikut mendongkrak raihan suara partai Golkar di Jawa Barat.
Pilegnya tinggal menghitung hari (17 April 2019), saat saat sekarang ini bagi para Calegnya merupakan masa masa puncaknya untuk meraih simpati dari para konstituennya. Prinsipnya tidak ada satu perjuangan yang sia sia dan terus berjuang sampai titik darah penghabisan. -DKS

Minggu, 24 Maret 2019

H.DEDI MULYADI PEMBELA KAUM LEMAH


Tulisan ini memang terlalu subyektif, namun faktanya memang demikian sampai hari ini tidak ada tokoh nasional yang kebaikannya bisa menyaingi KDM, dalam berbuat kebaikan KDM selalu terdepan tidak peduli orang berkata itu pencitraan, "Anjing menggong gong Kafilah tetap berlalu" pokoknya kebaikan KDM nyata dan terasa bagi orang orang yang pernah dibantunya.
Bagaimana tidak selama menjabat Bupati Purwakarta selama 2 periode gajinya yang kurang lebihnya 50 jt. sebulan, lebih banyak diberikan kepada orang orang yang memohon bantuan, selain kepada anak anak angkatnya atau keluarga keluarga tidak mampu yang ditanggung biaya hidupnya oleh KDM.
Hanya sekedar mengingatkan KDM pernah mengeluarkan koceknya sampai 500 jt untuk biaya operasi bayi kembar siam asal Sumedang, KDM pernah mengeluarkan Bapak pencari cacing di Cianjur dari penjara, KDM pernah membantu kesulitan yang menimpa ibu Rokayah di Garut, KDM pernah membantu anak rapuh tulang di Bandung, menyelamatkan dan memulangkan para TKW yang sakit atau terlunta lunta di negeri orang, KDM juga yang menanggung biaya hidup ibu yang suaminya menjadi korban persekusi di Bekasi. Itu hanya sedikit kebaikan KDM yang saya tulis, sisanya silahkan cari sendiri di media.
Yang lebih dramatis bahkan ada orang orang pingsan setelah menerima kebaikan dari KDM, seingat saya ada 3 orang yang pingsan setelah menerima kebaikan dari KDM.
1. Seorang ibu pingsan di Karawang setelah menerima bantuan sebesar 20 jt dari KDM.
2. Pak Kasman seorang buruh tani asal Kabupaten Bekasi juga semaput setelah menerima bantuan dari KDM.
3. Tukang tahu keliling disaat KDM memberikan ceramah/dakwah juga pingsan setelah menerima kebaikan dari KDM.

Ada juga kebaikan KDM yang sampai dibawa mati, yaitu seorang marbot di Banjar dan seorang nenek di Purwakarta keduanya tidak lama meninggal setelah menerima kebaikan dari KDM.
Belum lagi orang orang termasuk guru yang pernah di berangkatkan naik haji atau umroh. Kebaikan KDM itu mengalir kepada siapa saja dan tidak pilih kasih, jadi tidaklah berlebihan kalau kita sebut H. DEDI MULYADI PEMBELA KAUM LEMAH . -DKS

Selasa, 19 Maret 2019

DEDI MULYADI SOSOK YANG SELALU BERSINAR

Kekalahan di Pilgub Jabar 2018 tidak menjadikannya prustasi, bahkan boleh dibilang untuk saat ini dirinya semakin bersinar, kedudukan sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan No.1 Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Barat pada Pilpres 2019, telah menjadikannya selalu menjadi perhatiaan public dan wartawatan. Misi KDM jelas yaitu untuk mempersembahkan kemenangan untuk Pak Jokowi di  Jawa Barat. Bahkan untuk tugas ini KDM memegang komando tertinggi kepada seluruh Kepala daerah di Jawa Barat yang mendukung pasangan nomer 1 pada Pilpres 2019 ini.

Bukan KDM kalau tanpa sensasi  dan kontroversi dalam mengkampanyekan Pak Jokowi, seperti pernyataannya yang berani menyerang lawan lawan politik Pak Jokowi, keberanian dan kecerdasan KDM ternyata mampu meyakinkan masyarakat Jawa Barat untuk memilih Pasangan nomor 1 pada Pilpres 2019 nanti, Hal ini terbukti dari terus meningkatnya elektabilitas Pasangan No. 1 di Jawa Barat.


Sekali lagi KDM memang sosok yang selalu bersinar, dimana bumi dipijaknya selalu gonjang ganjing, riuh rendah oleh tawa dan kegembiraan, KDM sosok yang merakyat dan tanpa batas dengan siapa saja selalu dapat meraih simpati dan dukungan termasuk dalam mengkampanyekan Pasangan No. 1 Jokowi-Ma’ruf Amin. -DKS