expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 13 Desember 2017

DEDI MULYADI SANG PEMBAHARU PARTAI GOLKAR





Ageman para linuhung



Patokan bebenteng nagri
Pancren raden ya saseka
Dayeuh maneh lemah cai
Nu diwengkon Pancasila
Nyapatokan nagri diri
Nyebar suma witutur
Ageman anu mimiti
Sumujud kanu Kawasa
Sifat sumeja ngabakti
Ngaberdasar Katuhanan
Patokan eling Ka Gusti

KANG DEDI MULYADI (KDM) SANG PEMBAHARU PARTAI


Tidaklah berlebihan jika KDM diberi julukan “SANG PEMBAHARU PARTAI” kehadirannya di Partai Golkar memang membawa angin perubahan, meskipun KDM hanyalah seorang kader muda Golkar yang berasal dari daerah terkecil kedua di Jawa Barat, namun semua langkahnya dalam memperbaiki citra Partai Golkar di tingkat nasional patut kita apresiasi.

KDM seorang politisi Golkar yang mampu membesarkan namanya sendiri lewat pengabdianya berawal sebagai wakil rakyat di daerah, kemudian sebagai wakil Bupati dan terakhir sebagai kepala daerah di Purwakarta selama Dua priode maupun kedudukan saat ini di Partai Golkar dengan menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Jawa Barat priode 2016-2021.

KDM tidaklah memiliki garis keturunan dengan tokoh nasional maupun kedekatan dengan Penguasa yang sedang memerintah, apa yang telah diraihnya sebagai kepala daerah maupun Ketua DPD I Golkar Jawa Barat bukanlah warisan dari Satu dinasti politk dan apa yang dilakukannya selama ini sebagai salah satu inisiator terselenggaranya Munaslub Partai Golkar 2017 nanti, merupakan dari keberanian dan idealismenya sebagai kader Golkar yang merasa terpanggil untuk menyelamatkan Partai Golkar dari keterpurukan,bukan menjadi mentor dari seseorang maupun faksi faksi yang ada selama ini di Partai Golkar.

Semoga saja apa yang dilakukan KDM ini akan menjadi pelita di tengah kegelapan bagi partai Golkar. (DKS)
#dedimulyadi7abar1

Sabtu, 09 Desember 2017

KDM TITISAN SANG ORATOR


Tidak ada yang meragukan ketika seorang KDM bicara, berdiskusi atau berpidato, kemampuanya mengolah kata kata memang diatas rata rata kita pada umumnya. Pernah juga melihat kemampuan Pak Idrus Marham memang hampir sama dengan KDM, namun kata kata yang keluar sepertinya kurang jelas, entah mungkin karena aksen Pak Idrus, tidak seperti KDM jika sedang berdiri diatas podium menyampaikan pidato, ceramah atau sambutan kata katanya sangat jelas, mudah difahami dan mampu merubah suasana ceria menjadi haru atau sebaliknya.

KDM memang sosok pemimpin yang lengkap,karena sudah menjadi keharusan seorang pemimpin mampu membakar semangat bawahan maupun rakyatnya lewat pidato pidatonya, Bung Karno di juluki sang orator ulung bagi Bangsa Indonesia, selain Bung Tomo. Di era kepemimpinanya semua pidato pidato Bung Karno selalu dinanti oleh rakyat Indonesia, kata kata yang keluar dari mulut Bung Karno seperti bara api yang melecut semangat revolusi bagi Bangsa Indonesia,
Kemampuan KDM dalam berpidato hampir sama dengan Bung Karno, karena rasa kagumnya akan kemampuan KDM berpidato, ibu Sukmawati menyebutnya KDM kesurupan Bung Karno, peristiwa ini terjadi ketika KDM menerima penghargaan dari Soekarno Center tahun 2016 lalu

Jika nanti KDM ditaqdirkan menjadi salah satu kontestan di Pilgub Jabar 2018 nanti, Saya yakin KDM akan selalu menjadi bintang ketika terjadi debat calon Gubernur Jabar 2018 nanti. Dari panggung debat ini saja KDM saya yakin akan meraih semakin banyak dukungan dari masyarakat Jawa Barat. (DKS)
#dedimulyadi7abar1

Kamis, 07 Desember 2017

DEDI MULYADI PENGEMBAN SPIRIT NASIONALISME BUNG KARNO


“Apakah kita akan memiliki spirit kebangsaan? Tidak
Kalau anak anak kita tidak dikenalkan bahasanya
Kalau anak anak kita tidak dikenalkan pakaiannya

Makanannya, Tidak pernah mendengar kacapi suling,
Tidak mengerti gending,
Tidak mengenal gamelan wayang,
Tidak bisa mengingat dan menangis,
mengingat kampung halamannya, Kenapa?
Kalau nilai nilai kemelinialan itu kemodernan yang masuk tanpa batas,
Anak anak kita akan kehilangan nasionalisme kebangsaan, Kenapa?
Karena tidak ada satupun yang bisa dia mengingat ngingat kampungnya,
mereka tidak akan pernah punya kampung”
-Dedi Mulyadi

Seperti halnya yang di cetuskan oleh sang Founding Fathers bangsa Indonesia Ir. Soekarno tentang Nation character building atau pembangunan jiwa bangsa yang melahirkan rasa nasionalisme kebangsaan bagi rakyat Indonesia, sehingga memiliki rasa mencintai tanah air, rela mengorbankan harta benda bahkan nyawa sekalipun demi tegak dan utuhnya NKRI, Bangsa Indonesia cinta damai, tapi lebih cinta kemedekaan, spirit inilah yang membakar semangat rakyat Indonesia hingga lahirlah perang revolusi untuk merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia.
Kita tidak meragukan jiwa nasionalisme seorang Dedi Mulyadi, ketika kedudukan sebagai kepala daerah di Purwakarta system pendidikan berkarakter yang beliau gagas dan terapkan salah satu pemahaman atau pendalamannya yaitu untuk mengembangkan anak didik memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, memiliki mental yang kuat dan memiliki karakter yang baik. Jadi rasanya tidak berlebihan bila KDM di sebut pengemban spirit Nasionalisme Bung Karno. (DKS)
#dedimulyadi7abar1

Selasa, 05 Desember 2017

Buku KDM : CING CARINGCING PAGEUH KANCING SET SARINGSEUT PAGEUH IKET Bab : Telaah Penerapan Bahasa CCPKSSPI C.Status Hierarki Penerapan Pribahasa CCPKSSPI








C.Status Hierarki Penerapan Pribahasa CCPKSSPI
Hierarki diterjemahkan sebagal sebuah tingkatan bertahap dengan kenyataan dapat menunjukkan keadaan atau kedudukan (orang, badan, dsb) dalam hubungan dengan masyarakat di sekelilingnya. Hierarki dapat dikatakan suatu keadaan yang dapat menunjukkan suatu status terhadap seseorang atau sesuatu yang dianggap memiliki jenis dan masa. Status merupakan tingkatan tinggi rendah martabat (kedudukan, jabatan, kemajuan, peradaban), pangkat, derajat, taraf, kelas, batas waktu (masa).
Peribahasa CCPKSSPI berusaha memberi nuasa keadilan dan kebijakan terhadap suatu masalah dengan perbedaan status yang dihadapi, baik terhadap orang ataupun terhadap lingkungan sosial dan lingkungan alam.
Berdasarkan hal tersebut, permasalahan terhadap sesuatu dianggap memiliki hierarki agar dapat ditangani dengan konsep yang berjenjang dan tuntas sehingga dianggap memiliki tingkat keadilan bagi pemilik permasalahan.
Mengacu pada peribahasa CCPKSSPI, dalam menghadapi perm asalahan, terlebih dahulu harus mengenal langkah-Iangkah permasalahan. Di antara langkah pemecahan permasalahan adalah sebagai berikut
1. Pendekatan
Pendekatan merupakan proses, cara, perbuatan mendekati (hendak berdamai, bersahabat, dsb): usaha sadar dalam rangka aktivitas memecahkan permasalahan yang dihadapi individu maupun masyarakat.
Perlu pendekatan terhadap suatu permasalahan yang berasal dan dalam diri individu, dan luar individu, dan masyarakat setempat, dan serangan dan luar daerah. Maka, diperlukan tingkat kewaspadaan, kehati-hatian, dan berusaha objektif terhadap permasalahan yang dihadapi agar dapat dikuasai secara keilmuan, pengetahuan, dan sikap. Pendekatan yang dilakukan oleh pemegang permasalahan harus hati-hati agar tidak berdampak negatif terhadap permasalahan benikutnya.
Pendekatan sosial, keilmuan, kekerabatan merupakan contoh yang dapat digunakan dalam kehidupan masyarakat. Hal itu sebagai kewaspadaan terhadap pemasalahan yang dihadapi individu dan masyarakat.
- 2. Strategi
Dalarn memecahkan permasalahan, peribahasa CCPKSSPI harus memilliki strategi yang tepat, baik dengan menggunakan ilmu pengetahuan, seni, atau hal lain yang dapat memperindah langkah-langkah pemecahan masalah. Berdasarkan hal tersebut, strategi pemecahan masalah yang digunakan harus dapat memprediksi tingkat sebab dan akibat ketika digunakan.
Strategi pun dapat dikatakan sebagai kebijakan yang dilakukan oleh setiap individu agar permasalahan dianggap dan merasa adil dalam menerima hukuman atau penghargaan.
3. Metode
Peribahasa CCPKSSPI harus menggunakan metode dalam menyelesaikan permasalahan. Metode merupakan cara teratur yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki. Metode pun merupakan cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan.
4. Model
Model dalam peribahasa CCPKSSPI merupakan pola (contoh, acuan, ragam, dsb) dan sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan, orang yang dipakai sebagai contoh untuk dijadikan teladan dalam kehidupan sosial.
Peribahasa CCPKSSPI berusaha waspada agar tidak terjerumus dan memberikan contoh yang kurang baik di lingkungan masyarakat, menjadi teladan dengan berusaha bertindak hati-hati terhadap keputusan yang akan diambil oleh individu atau kelompok yang menghadapi permasalahan.
5. Teknik
Teknik merupakan pengetahuan dan kepandaian membuat sesuatu yang berkenaan dengan hasil, cara (kepandaian, dsb) membuat atau melakukan. Teknik dalam peribahasa CCPKSSPI berusaha terampil dan mahir dalam mengerjakan sesuatu sehingga individu akan berusaha cekatan dalam memecahkan permasalahan.
6. Taktik
Taktik dalam peribahasa CCPKSSPI merupakan suatu rencana atau tindakan yang bersistem untuk mencapai tujuan; pelaksanaan suatu strategi; siasat dalam menghadapi permasalahan. Dengan menggunakan dan faham akan makna taktik, individu akan berusaha hati-hati, tidak ceroboh, dan asal-asalan.
Permasalahan yang dihadapi akan diselesaikan dengan rencana langkah-langkah pemecahan yang dianggap tepat dan paling sedikit menimbulkan efek negatif.
#dedimulyadi7abar1

KEDEKATAN ANTARA KDM & KDN




Tidak di pungkiri secara pribadi mereka berdua memiliki kedekatan layaknya seorang sahabat, saat ini KDN selain Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bandung untuk priode 2017-2022, Juga seorang kepala daerah yang memasuki priode Keduanya di Kabupaten Bandung. mereka berdua Dua orang kepala daerah yang telah sukses membangun daerahnya masing masing, mungkin hanya masalah banjir tahunan di wilayah Bandung selatan yang masih menjadi PR bagi KDN, Penanganan masalah banjir ini masih dalam perjuangan cara mengatasinya dari mulai upaya upaya yang dilakukan Pemkab Kabupaten Bandung dan Pemprov. Jawa Barat, diperkerikan perlu dana 2 Trilyun untuk penyelesaian masalah banjir ini.

Orang orang banyak yang membicarakan bahwa KDN akan menjadi kontibutor terbesar bagi KDM dalam Pilgub Jabar 2018 nanti, Kabupaten Bandung yang memiliki jumlah pemilih lebih dari 2,6 juta dan secara tradisi dari mulai Pak Lili Soematri, Pak Hatta, Pak Obar sampai Pak H. Dadang Naser Kabupaten Bandung seperti menjadi rumah bagi Partai Golkar, hal ini telah mengakar sampai ke tingkat RT/RW semuanya kuning.
 
Masyarakat sudah akrab melihat kedua tokoh ini tampil bersama baik itu di acara Safari Budaya maupun acara acara yang diselenggarakan Pemkab Kabupaten Bandung. Tidak heran jika pada tanggal 26 November 2017 lalu KDN menjadi inisiator kegiatan JABAR MENGGUGAT sebagai bentuk protes terhadap surat rekomendasi DPP Partai Golkar untuk Cagub Jabar 2018 nanti.

Selain di Kabupaten Bandung, KDM juga memiliki kunci kemenangan sebagai kontributor suara terbanyak bagi KDM yaitu di Kabupaten Bekasi yang memiliki pemilih lebih dari 2 juta jiwa. Seperti halya antara KDM dengan KDN, kita juga tahu bagaimana kedekatan antara KDM dengan ibu HJ. Neneng, belum lagi kedekatan KDM dengan ibu Cellica di Karawang, dengan Pak Haji Budi di Tasik, dengan ibu Hj. Imas di Subang, ibu HJ. Nurhayanti di Bogor dan dengan Pak Arya di kota Bogor, jadi tidak heran semua pihak ingin menjegal KDM. (DKS)
#dedimulyadi7abar1

GERINDRA : GOLKAR BERPOTENSI UBAH HALUAN DUKUNG DEDI MULYADI DI PILGUB JABAR USAI MUNASLUB

Semoga kabar baik ini akan menjadi kenyataan, Golkar dan Gerindra harus dapat bersikap realistis sesuai fakta yang ada, bahwa kandidat terkuat dalam Pilgub Jabar 2018 nanti itu tiada lain KDM, hanya saja beberapa lembaga survey telah berusaha menggiring dengan opini yang lain. KDM yang telah mempersiapkan segalanya dengan matang sehingga jangan heran popularitas KDM telah sampai ke dusun dusun terpencil di pedalaman di Jawa Barat.
KDM merupakan cagub Jabar yang paling dapat mempresentasikan dirinya sebagai orang Sunda dari mulai cara berpakaian, bahasa, wawasannya tentang suku dan budaya Sunda sampai dengan filosofi pemikirannya yang dikajinya dari filosofi para karuhun karuhun/leluhur/tokoh tokoh dan sejarah Sunda.
Publik juga telah mengenal KDM sebagai kepala daerah tersukses yang mampu memberikan perubahan bagi daerah yang dipimpinnya dengan kemajuan yang sangat luar biasa ditengah keterbatasan anggaran, KDM juga merupakan seorang Birokrat dan politisi yang memiliki jam terbang yang panjang, sejak usia 27 tahun beliau telah mendedikasikan dirinya sebagai wakil rakyat, kemudian menjadi wakil bupati termuda di Indonesia dan terakhir menjadi Bupati selama Dua Priode.
Kemudian disisi kehidupan pribadinya beliau adalah seorang yang sangat dermawan, tukang tutulung kanu butuh, tukang tatalang kanu keur susah, tukang nganteur kanu keur sieun, tukang nyaangan kanu keur poekkeun, Dari sisi religius beliau adalah seorang santri, seorang Haji, seorang Hamba Allah yang setiap tahunnya selalu berqurban dan memberangkat umroh orang lain seorang kepala daerah yang memasukan pelajaran baca tulis Al Qur'an dalam kurikulum pendidikan di Purwakarta, seorang kepala daerah yang mewajibkan pelajar dan karyawan Pemkab Purwakarta mempelajari kitab kuning, seorang yang kepala daerah yang mewajibkan dilingkunga kantor Pemkab dst dibacakan kalam Illahi setiap pagi dan sore hari.(DKS)
#dedimulyadi7abar1



Gerindra: Golkar Berpotensi Ubah Haluan Dukung Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar Usai Munaslub

 JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Gerindra Ferry Juliantono menyatakan pihaknya belum memutuskan secara resmi calon Gubernur yang akan diusung untuk mengikuti kontestasi Pilkada Jawa Barat, 2018. Sebab, Gerindra masih ingin memetakan dinamika politik di Jabar.
Salah satu ‎yang dipetakan atau diantisipasi Gerindra dalam dinamika politik Pilkada Jabar yakni berubahnya arah dukungan Partai Golkar paska Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub). Ferry memprediksi arah dukungan Golkar bisa berubah mendukung Dedi Mulyadi untuk Pilkada Jabar pasca-Munaslub."Kami memperkirakan, mengantisipasi juga kemungkinan terjadinya perubahan dukungan Partai Golkar kepada yang semula ke Ridwan Kamil, kemudian beralih lagi kepada pak Dedi Mulyadi," kata Ferry usai menghadiri diskusi survey Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Partai Golkar sendiri‎ memang sudah resmi memberikan dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Dukungan itu diberikan kepada Ridwan Kamil ketika Setya Novanto masih menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Saat ini, Novanto telah ditetapkan tersangka dan ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Paska terseretnya Novanto dalam pusaran kasus dugaan korupsi, muncul dukungan untuk Golkar segera melakukan Munaslub.
Nama Airlangga Hartanto digadang-gadang menjadi calon kuat Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Dedi Mulyadi sendiri merupakan orang yang cukup dekat dengan Airlangga.
Dedi yang merupakan Ketua DPD Jawa Barat turut mendukung Partai Golkar untuk segera melangsungkan ‎Munaslub. Ferry melihat adanya potensi perubahan arah dukungan Golkar jika Airlangga terpilih menjadi Ketua Umum.
Menurut Ferry, arah dukungan Golkar diprediksi akan berubah ke Dedi Mulyadi jika Airlangga‎ terpilih menjadi Ketua Umum. Oleh karenanya, Ferry menunggu keputusan resmi arah dukungan Golkar Jabar paska Munaslub.
"Kami sedang melakukan proses itu sambil menunggu proses yang terjadi dinamika di partai lain, karena dinamika di partai lain masuk pertimbangan di Partai Gerindra," ‎ungkapnya.
"Pertama tentu dinamika yang terjadi di Partainya Pak Ace, bahwa telah terjadi dorongan ketua DPD Golkar, termasuk di DPD Golkar Jawa Barat Pak Dedi Mulyadi. Kita lihat di televisi (Dedy Mulyadi) ikut aktif mendorong Munaslub di Partai Golkar," imbuhnya.